Kuantan Singingi – Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Riau turut berpartisipasi dalam Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Riau ke-III yang diselenggarakan di Kabupaten Kuantan Singingi pada 22–23 Agustus 2025. Pembukaan kegiatan berlangsung pada Jumat malam (22/8) di Aula Pendopo Bupati Kuantan Singingi dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Dr. Hendri Sayuti, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah merupakan bentuk rasa syukur atas perkembangan gerakan Muhammadiyah yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Bagi Muhammadiyah, konsolidasi sangat penting agar terjalin gerak harmonis antara Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat. Masih banyak hal yang perlu kita benahi serta ekspektasi masyarakat yang harus kita penuhi,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Musypimwil ke-III, Dr. Yusri Rasul, M.Eng, menambahkan bahwa keberadaan Muhammadiyah telah memberi kontribusi besar bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi yang diwakili oleh Plt. Asisten II, Trian Zulhadi, M.Sc, menilai forum ini strategis untuk memperkuat sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah.
“Musypimwil merupakan momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan ke depan sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam menjawab tantangan zaman. Muhammadiyah bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga kekuatan sosial yang membangun peradaban,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, turut dilakukan penyerahan SK Kepala SMA Taruna Muhammadiyah, yang diserahkan langsung oleh Ketua PWM Riau dan didampingi oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Riau. Penyerahan tersebut menjadi momen penting dalam memperkuat eksistensi amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.
Menariknya, rangkaian Musypimwil ke-III ini tidak hanya diisi dengan sidang dan musyawarah, tetapi juga diwarnai kegiatan kebersamaan berupa menyaksikan Pacu Jalur, tradisi khas Kuantan Singingi. Momen ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah di Riau, sekaligus menunjukkan harmoni antara budaya lokal dan nilai perjuangan Muhammadiyah.


