Kuantan Singingi, 6–7 Agustus 2025 – Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, bekerja sama dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau, kembali melanjutkan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Provinsi Riau.
Setelah sebelumnya sukses menggelar pembukaan dan pelatihan regional Pekanbaru pada 3–4 Mei 2025, kali ini pelatihan guru dan tenaga kependidikan berlanjut di wilayah Kuantan Singingi, yang berlangsung selama dua hari penuh di Kuantan Singingi.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PWM Riau, Dr. Harmaini, M.Si, bersama Wakil Ketua, Dr. Kodarni, M.Pd. Kegiatan menghadirkan narasumber dari BGTK Provinsi Riau serta sesi khusus pembelajaran koding yang disampaikan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Riau, Fauzan Azim, M.Kom.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dan tenaga kependidikan Muhammadiyah dalam menghadapi tuntutan pendidikan di era digital. Melalui pembelajaran koding, peserta diharapkan mampu:
Menguasai keterampilan dasar pemrograman untuk mendukung proses pembelajaran.
Meningkatkan literasi digital di sekolah dan madrasah.
Menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PWM Riau, Dr. Harmaini, M.Si, menegaskan bahwa kompetensi guru yang mumpuni dalam teknologi merupakan salah satu kunci untuk mempersiapkan generasi muda Muhammadiyah yang unggul dan siap bersaing di abad ke-21.
Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan Muhammadiyah di Riau, khususnya di wilayah Kuantan Singingi, serta mendorong lahirnya pendidik-pendidik yang adaptif, inovatif, dan berkarakter.
Kehadiran Pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Riau tidak hanya menghadiri kegiatan pelatihan, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk melaksanakan pembahasan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKAS/RKAM) Tahun Ajaran 2025–2026 serta evaluasi anggaran Tahun Pelajaran 2024–2025. Langkah ini diambil sebagai upaya memastikan pengelolaan sekolah/madrasah Muhammadiyah di Riau berjalan efektif, transparan, dan selaras dengan visi pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkarakter.


